high-angle-budget-wooden-blocks

Budgeting itu membingungkan.

Membingungkan !

Itu adalah reaksi yang seringkali muncul pada pikiran kebanyakan staf fungsional jika dilibatkan dalam proses perencanaan, apalagi seorang dokter, dan lebih lagi dokter spesialis yang murni di pelayanan klinis.

Mulai bulan September, setiap Rumah Sakit sudah memasuki musim atau masa perencanaan untuk program kerja tahun depan.

Lalu kenapa membingungkan? Bukankah itu sesuatu hal yang umum?

Biasa saja?

Malah ada juga satu dua orang yang merasakan bahwa kegiatan ini menyebalkan dan mengesalkan. Lebih baik mengurusi pasien atau menyelesaikan masalah-masalah langsung di lapangan daripada membuat perencanaan, membuat asumsi, proyeksi, menghitung berapa kira-kira pencapaian yang bisa diperoleh.

Hal tersebut wajar saja terjadi karena belum punya yang pertama sudut pandang yang tepat, yang kedua tidak memiliki data-data yang dibutuhkan.

Buat saya, perencanaan sangat dibutuhkan untuk :

  1. Mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan agar perusahaan kita bisa senantiasa “hidup”, untuk menghidupi seluruh pekerja yang ada di dalamnya, termasuk pemilik perusahaan.
  2. Mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan agar perusahaan kita bisa senantiasa “hidup”, agar ada improvement, agar tidak ditinggal oleh klien atau konsumen kita.
  3. Mengidentifikasi dan mengeliminasi kegiatan-kegiatan yang menyebabkan kebocoran / kerusakan yang menyebabkan perusahaan menjadi “sakit”.

Jadi sebenarnya perencanaan itu sangat dibutuhkan sebagai salah satu kegiatan untuk survive, untuk bertahan hidup, agar tempat kita bekerja mencari uang untuk makan dan membiayai gaya hidup kita sustain. Untuk Sustainabilitas.

“tidak membuat rencana, sama dengan merencanakan untuk gagal – unknown”

 

  • kerangkapikir.com
Tags: , , ,
 
Next Post
IMG_20190311_224134_902
1st post

Mindset New Normal !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *